Luluh
Bukan aku yang menangis.
Bukan kamu penyebab dari sendu.
Bila hati semakin teriris.
Bukan kepadamu aku berkeluh.
Selaksa embun menjadi saksi.
Rasi bintang saling menari di antara sakitnya galaksi.
Mejikuhibiniu terurai burai melupakan keindahan abadi.
Kamukah yang meracuni?
Luluh.. bukan soal bahagia.
Semu, sendu, dan rancu yang ada.
Abu di ujung persimpangan rasa.
Kamukah itu? Ah bukan itu imajinasiku belaka.




0 komentar:
Posting Komentar