Senin, 10 September 2018

Miss Imperfection?

Katanya menjadi diri sendiri itu lebih baik. Menguak persetan pencitraan. Pencitraan (branding) memang penting. Tapi lihat dulu bagaimana kamu melakukannya? Pencitraan tapi menjatuhkan sesama. Apa itu sehat? Tidak sehat memang tapi banyak yang melegalkan. And that's real, berharapnya sih cuma sebuah wacana. But shit lagi-lagi itu nyata di sekitar Kita. Maju dengan menjatuhkan tidak hanya lawan tapi juga kawan.
Berbangga atas apa yang diperolehnya. Apa dia tidak punya hati? Oh tentunya punya. Kalau tidak punya hati bagaimana ia bisa hidup. Baiklah mari rubah pertanyaannya. Apa dia tidak punya perasaan? Oh tentu dia punya. Lantas? Apa dia tidak bisa merasakan apa yang orang lain rasakan atas tindakannya itu?
Ingin sekali berteriak di depan mukanya dan mengatakan hei pencitraanmu tidak seelegan sponsor botol kecap. Kamu itu manusia apa kedondong sih? Di depan mulus dibaliknya mbruntus.
Kita tahu everyone in this world tidak ada yang sempurna. Jangan menaiki ketidaksempurnaan orang hanya untuk kesejahteraan pribadi. Itu namanya tidak bermartabat lahir batin.
Berdasi tapi menjatuhkan sesama i guess what for you live in this world? Maybe you can live in Mars or Pluto. Kalian pasti fahamlah.
Raihlah kesejahteraan dengan usahamu yang sehat. Bersainglah dengan jantan. Don't be chicken! Alangkag bermartabatnya orang lain jika mau saling memback-up imperfection sesama untuk mencapai kesejahteraan bersama. You can imagin it betapa indahnya kalau kita hidup saling menopang satu sama lain.

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6

23 komentar:

  1. keren, tiap orang emank butuh kompetisi, tapi tetap kompetisi yang sehat dan bermatabat

    BalasHapus
  2. Makasih kak, sebagai pengingat tentunyaa

    BalasHapus
  3. Naik tanpa menjatuhkan tentu sangat hebat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju naik tanpa menjatuhkan orang lain, majulah tanpa menyingkirkan orang lain dan berbahagialah tanpa menyakiti orang lain 😊

      Hapus
  4. Tarik nafas hembuskan perlahan lahan.

    BalasHapus
  5. Dan aku pun terpana pada kata mbruntus wkwkwkwkwk...iki opo to mbak? Hahahahhaha..cakep...panjangin lagi dong mba :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe itu kata-kata khas asal kampung halaman kakak. maaf ya kalau kurang komunikatif.

      Hapus
  6. Tulisannya bagus banget, sayangnya kurang rapi jadi enggak nyaman bacanya. Alenianya belum jelas, rata kanan kirinya jangan lupa....
    Semangat terus 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya. masih pemulaa bngt. jadinya masih kacau banget. Makasih. :)

      Hapus
  7. ini sangat berat apalagi di dunia sekarang.
    benar-benar pengingat untuk kita semua

    BalasHapus

 

Roudlotul Maghfiroh Template by Ipietoon Cute Blog Design